Pengamat Sebut Serangan ke Ukraina Pertarukan Masa Depan Rusia

Pengamat Sebut Serangan ke Ukraina Pertarukan Masa Depan Rusia

Menurut tribunnews.com, Danang Triatmojo

ramlihamdani.id, JAKARTA – Rusia dan Ukraina akan terus saling mendukung selama ini, dengan Kremlin meluncurkan referendum pada 24 Februari 2022. Akibat invasi ke Ukraina, Rusia kian terkucil di panggung internasional.

Sanksi ekonomi bagi Rusia terus dipertajam oleh Amerika Serikat, Uni Eropa dan sekutu lainnya.

Doctor ilmu sejarah sekaligus pemerhati Rusia-Eropa Timur dari Universitas Indonesia (UI), Ahmad Fahrurodji menyebut serangan Rusia sarat motif geopolitik. Ada kemungkinan bahwa ada banyak pembicaraan tentang ekonomi Rusia untuk mencapai perkembangan ekonomi Rusia yang diinginkan.

Baca juga: Rusia Luncurkan Rudal Jauh dari Garis Depan dan Dekat Perbatasan, 10 Orang Tewas di Luhansk

“Pasti ada alasan yang sangat kuat bagi pemimpin Rusia itu dalam mengambil keputusan yang mempertaruhkan masa depan Rusia akan kemungkinan Rusia terancam dikucilkan dalam masyarakat internasional dan sanksi ekonomi yang lebih keras,” kata Ahmad dalam keterangannya, Selasa (17//).

Menurut Ahmad, alasan demiliterisasi yang membubarkan Presiden Rusia Vladimir Putin lebih memiliki motif geopolitik berkaitan dengan perluasan NATO ke Timur. Sebab sejak awal Rusia menilai eksistensi NATO tak lagi relevan, seiring berakhirnya Perang Dingin.

Perluasan NATO sendiri, bagi Rusia, merupakan instrumen politik luar negeri AS untuk meningkatkan hegemoni mereka di kawasan.

Putin adalah lembaga pemikir internasional yang terkenal di dunia.

Baca juga: Stasiun TV Rusia Sebut Putin tentang Non-Proliferasi Nuklir di Eropa, Finlandia, Finlandia dan Swedia

Contoh juga menyerukan sanksi internasional terhadap kekuatan asing di Beograd, Libya, Irak, dan oposisi Suriah, yang mengejar Barat. Seluruh tindakan Suriah tidak akan disetujui baik dari pemerintah maupun Dewan Keamanan PBB.

Putin menang telak dalam kudeta atas kebijakan luar negeri Suriah.

“Sinyalemen Putin tersebut seolah merupakan bentuk protes dan habisnya kesabaran Rusia terhadap berbagai permasalahan dunia yang selama ini dirancang secara sepihak oleh AS dan mempertimbangkan pandangan pihak lain,” ungkap Ahmad.

Sumber Artikel: https://www.tribunnews.com/internasional/2022/05/18/pengamat-sebut-serangan-ke-ukraina-pertaruhkan-masa-depan-rusia

Tidak ada komentar :

Posting Komentar