Peserta Demo 21 Mei Membubarkan Diri, Jalan Medan Merdeka Barat Kembali Dibuka

Peserta Demo 21 Mei Membubarkan Diri, Jalan Medan Merdeka Barat Kembali Dibuka

Wartawan ramlihamdani.id, Fersianus Waku

ramlihamdani.id, JAKARTA – sejumlah massa aksi membubarkan diri dari kawasan Patung KudaJakarta Pusat, Sabtu (21/5/2022).

Pantauan Tribunnews saat itu, sekira pukul 17.48 WIB polisi kepolisian membuka Jalan Medan Merdeka Barat yang sebelumnya ditutup.

Sementara itu, petugas kebersihan juga tampak membersihkan beberapa sampah yang berserakan.

Selain itu, petiole kepolisian juga terlihat mulai membubarkan diri bersama kendaraan taktisnya.

Baca juga: Massa Membubarkan Diri, Demo Sebut Polisi 21 Mei di Patung Kuda Berjalan Tertib

Baca juga: Nyanyikan Lagu Internasionale dan Bella Chiao, Massa Aksi di Patung Kuda Membubarkan Diri

Baca juga: Catatan 24 Tahun Reformasi, SMRC: Kebebasan Sipil di Indonesia Memburuk

Sebelumnya, aliani Gerakan Bersama Rakyat (GEBRAK) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung KudaJakarta Pusat pada Sabtu (21/5/2022).

Dalam aksinya itu mereka membawa atribut-atribut demo seperti bendera, spanduk hingga alat peraga manusia tikus dan buku besar yang memprotes UU Omnibus Law Cipta Kerja sebagai bentuk sindiran ke pemerintah.

“Ini merupakan bukti kegagalan kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin gagal mensejahterakan rakyat,” ucap orator dari atas mobil komando.

Baca juga: Demo 21 Mei: Omnimbus Law Bentuk Penderitaan Nyata bagi Rakyat

Baca juga: Massa Aksi Demo 21 Mei di Patung Kuda: Reformasi Hari Ini Mati

Adapun dalam aksi ini adalah untuk Omnibus Law Cipta Kerja, tolak revisi UU PPP, turunkan harga sembako, BBM, minyak goreng, TDL, ELPIJI, PDAM, TOL, PPN, PUPUK.

Selain itu, penundaan pemilu dan perpanjangan jabatan presiden, hentikan represifitas terhadap gerakan Rakyat, tangkap adili penjarakan dan aset para koruptor.

Sumber Artikel: https://www.tribunnews.com/metropolitan/2022/05/21/peserta-demo-21-mei-membubarkan-diri-jalan-medan-merdeka-barat-kembali-dibuka

Tidak ada komentar :

Posting Komentar